Aplikasi Chatting Jadul mIRC masih adakah … ?

Aplikasi Chatting Jadul mIRC masih adakah ? Pertanyaan ini tiba-tiba muncul saat membuka pesan-pesan lama di akun email Yahoo. Software chatting jaman dulu yang menadi software wajib setiap warnet, setiap pc yang tersambung dengan jaringan internet. Software-nya paling ringan. Tempat chatting paling populer.  Mencari teman baru dengan chat pembuka yang paling terkenal : Hi … ASL PLS (Age Sx Location Please, Umur Jenis Kelamin).

Penasaran dengan software Aplikasi Chatting Jadul mIRC yang saya kenal tahun 2000-an,  lalu saya membuka Google. Membaca beberapa tulisan situs berita dan artikel Blog. Setelah membaca beberapa tulisan dan blog malah makin penasaran lalu saya buka situs resminya, download, menginstall dan menggunakananya. Ternyata … Jreng … Aplikasi mIRC masih hidup dan masih aktif dipergunakan sampai sekarang (tahun 2021) .

Tampilanya mIRC versi terbaru masih mirip-mirip tampilan mIRC Jadul. Namun, jika tahun 2000-an penggunaan mIRC masih bebas, sekarang mIRC berbayar 20 dollar. Juga perbedaanya mencolok lainya adalah dari jumlah pengguna dan keaktifkan chat berbeda sangat jauh. Jika dahulu tiap detik ratusan chat berseliweran masuk di sebuah channel, sekarang banyak room channel sepi.
Buat yang ingin bernostalgia mIRC, berikut tampilanya

Tampilan mIRC 2021

Bagi yang penasaran ingin bernostalgia dengan mIRC silahkan berkunjung ke situs resmi mirc.com – Internet Relay Chat. ASL PLS 😀

Merubah Tampilan Youtube Ke Dark Mode Youtube di Browser

Mode Gelap atau Dark mode mempunyai manfaat bagi pengguna, selain lebih nyaman terasa saat menatap layar monitor, mode Gelap atau Dark Mode pada Youtube ataupun Browser mempunyai dua manfaat lainya seperti :
1. Mengurangi radiasi paparan cahaya monitor laptop.
2. Menghemat daya baterai laptop karena penggunaan cahaya pada monitor laptop lebih sedikit.

Secara bawaan, website Youtube menggunakan thema terang, namun bisa kita ubah menjadi mode gelap (dark mode) dengan cara :
1. Klik menu Akun Profile Youtube yang berada di pojok kanan atas.
Akun Profil Youtube
2. klik Menu Tampilan (Appearance) sampai muncul tiga pilihan tema Youtube : Tampilan Menu Thema Youtube
3. Klik menu Tema: Gelap (Theme: Dark)
Dark Theme

Berikut contoh Tampilan Youtube dengan  Tampilan Gelap (Dark Theme) dengan Tampilan Terang (Light Theme) :

Perbedaan Tema Gelap dan Terang Youtube

Google Voice Typing di Google Docs Tidak Muncul

Beberapa waktu yang lalu saya menulis tentang “Menulis di Google Docs Dengan Perintah Suara Tanpa Mengetik di Keyboard“, diantara pembaca tulisan tersebut ada yang bertanya tentang dua hal :
1. Mengapa menu Voice Typing tidak muncul ?
2. Mengapa saat menu voice typing ditekan tidak dapat menuliskan apa yang kita bacakan?

Mengatasi kendala-kendala tersebut :
1. Gunakan Google Chrome versi terbaru, jika menggunakan versi Google Chrome yang lama segera diupdate.
2. Pastikan Microphone Aktif, pengetesan termudah dengan melakukan video call.
3. Pastikan allow microphone di Browser Google Chrome untuk url Google Docs, berikut langkahnya:

Allow Microphone Google Chrome
4. Nah yang terpenting yaitu memunculkan MENU Voice Typing di Google Document dengan cara klik menu TOOLS –> VOICE TYPING atau bisa dimunculkan halaman Google Docs dengan menekan di keyboard tombol CTRL + SHIFT + S.
Tools Voice Typing
5. Selanjutkan hal yang tidak boleh dilupakan adalah tekan sampai berwarna merah.

Semoga jawaban saya bisa membantu temen temen yang ingin mengetik dokumen dengan perintah suara di Google Document.

Mulai Aja Dulu, benar ada benarnya ternyata.

Mulai aja dulu, sebuah tagline Iklan yang sering saya dengar dan lihat beberapa bulan yang lalu. Tagline yang benar benar bermakna dan berpengaruh dalam upaya saya memulai kembali menulis Blog. Tagline #MulaiAjaDulu yang digaungkan oleh Tokopedia, bermakna dalam memboost menggerakan tangan mengetik kembali. Setelah lima hari mengupayakan menulis kembali di Blog ini dan berupaya secara konsisten menulis 1 day 1 pos, kini ide ide menulis ada kembali.

Mulai aja dulu, sebuah tagline yang mendorong saya untuk fokus menggerakan kedua tangan mengetik di keyboard. Pilihan kata, tata bahasa dan hal hal lainya sementara tidak menjadi fokus utama karena terkadang hal hal tersebut menjadi penghambat untuk memulai, karena jika fokus pada pilihan kata, tatabahasa maka kecendrungan untuk bilang “nanti” menunggu lebih sempurna dalam pilihan kata dan tatabahasa serta tema blog .

Mulai aja dulu dalam hal positif tentunya, Mulai aja dulu berdampak besar lho hehehe. Cobalah…

Pakai Kresek Plastik, Manfaatkan Ulang !

Sampah plastik, menjadi masalah nasional bahkan global.  Awalnya agak “radikal” dalam kampanye anti-plastik dalam upaya pengurangan sampah plastik ini di rumah, namun setelah mengalami realitas di kehidupan sehari-hari saat ini di kota saya dan dibanyak kota di Indonesia, penggunaan plastik dan kresek plastik sangat sulit dihindari. Jikalau menggunakan kemasan bahan lain misalnya dari kertas, juga menimbulkan masalah lingkungan lain walau sampah kertas mudah terurai. Masalah lingkungan lain yang timbul dari penggunaan bahan kertas adalah bahan baku kertas berasal dari kayu hutan. Artinya akan ada “dikorbankan” dari penggunaan bahan kertas, yaitu kayu dari pepohonan hutan.

Jadi saat ini yang mungkin mampu saya secara terapkan pada tingkat keluarga dalam hal penggunaan plastik yaitu:
1. Menggunakan kembali berulang plastik (REUSE) layak pakai ulang untuk belanja, mengemas, membawa sesuatu atau penggunaan lainya.
2. Mengurangi beli sesuatu berkemasan plastik (REDUCE). Jika ada dua pilihan tempe berbungkus daun vs tempe berbungkus daun, maka yang dipilih tempe berbungkus daun. Jika ada kacang kiloan vs kacang kemasan, yang dipilih kacang kiloan. Penerapaanya lebih ke pertimbangan, tak ekstrim menghindari total yang berkemasan plastik, belum bisa bahkan mungkin untuk di negara kita belum bisa diterapkan karena banyak produk tidak memiliki kemasan alternatif.
3. Untuk sesuatu yang bisa dipakai untuk fungsi (RECYLE), misalnya mangkuk bubur plastik GoFood, dipergunakan kembali menjadi wadah pot bibit tanaman sampai hal kecil seperti spons cover hp untuk mouse pad dan banyak lainya.

Keresek Plastik Selama layak pakai dan kering manfaatkan ulang

Jadi ayo kurangi atau manfaatkan kembali keresek plastik. Jika dulu biasanya dipakai sekali pakai, ayo mulai dari sekarang pakai berulang.

Tinjauan Harga : Beli Langsung VS Pesan Antar Makanan Melalui Aplikasi

Hari ini mencoba membandingkan harga makanan yang sama dari restoran yang sama, dengan cara dibeli langsung dibandingkan dengan pesan online via aplikasi pesan antar makanan seperti GoFood, GrabFood dan Shopeefood.

Hasilnya adalah …
Pesan makanan melalui aplikasi pemesanan lebih mahal daripada beli langsung. Ya iyalah semua orang juga tau … mungkin. Walaupun di aplikasi pesan-antar makanan tersebut sedang ada potongan harga sampai dengan 30  persen, tapi tetap jatuhnya lebih mahal. Hal ini terjadi karena harga yang tertera pada aplikasi seperti GoFood, harganya sudah di up untuk bagi hasil yang diperoleh restoran ke aplikator. Selain itu penaikan harga makanan di list aplikator, juga ada biaya antar dan biaya admin.

Berikut penampakan contoh perbandingan harganya, antara struk yang dikeluarkan oleh kios makanan dan harga yang tertera dari aplikasi penyedia pesan-antar makanan :

Resi Pesanan Langsung
Struk pembelian secara langsung

 

Resi Online
Struk Pembayaran Secara Online

Jika diperhatikan harga total barang jika dibeli langsung :
dua jenis kue adalah 2 x Rp. 15.000 = Rp. 30.000

Sedangkan jika secara online :
dua jenis kue adalah 2 x Rp. 20.000 = Rp. 40.000
Biaya pengiriman (sekitar 600 meteran) = Rp. 10.000
Biaya Tambahan = Rp. 5.000
Biaya layanan (masih gratis).
Total uang yang harus dikeluarkan untuk dua jenis kue yang sama dari restoran yang sama adalah 55.000 , jadi jika ada diskon 30 persen maka sebenernya tetep lebih mahal apalagi jika jarak antara restoran dan pelanggan lebih jauh tentu lebih mahal, sedangkan yang saya ujicobakan berjarak dibawah 1 km dan hanya 10.000.

Walaupun lebih mahal harganya, tapi ada kelebihanya jika pesan secara online dibanding beli langsung yaitu  :
1. Menghemat waktu perjalanan menuju resto, apalagi jika ada deadline tugas kuliah atau ada pekerjaan, tentu pesan melalui online sangat membantu.
2. Tidak perlu antri, jadi hemat waktu mengantri jika restoranya padat.
3. Di tengah wa.bah seperti sekarang ini, jadi lebih aman.
4. Menjadi ladang amal buat ojek pengantar makanan karena dapat rejeki dari pemesan.

Kesimpulanya, sebelum kalap jajak lebih bijak dan sesuaikan dengan sidom, jangan terlalu kalap jika ada diskon di app pesan-antar makanan, lebih bijak dan di hitung ulang. Apalagi buat anak kosan di akhir bulan hehehe.

Kotak Sampah Organik dan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga

Pengelolaan sampah organik terinspirasi walikota Bandung yang saat itu menggalakan pengelolaan sampah mandiri. Saat itu masih kuliah, menyengaja beli dua tong sampah bekas cat 25 kg. Saat di komplek kosan tidak semua penghuni kosan peduli dengan ide pemisahan sampah organik dan sampah anorganik. Saya beli dua ember sampah, tapi tetap saja banyak yang mencampurkan dua jenis sampah berbeda. Walaupun begitu saya usahakan pisahkan keduanya,  untuk sampah organik terkumpul saya kubur di tanah kosong depan kosan.

Apakah “program mulia” tersebut berhasil ? Tak semulus dan semudah yang saya kira, ada beberapa kendala. Beberapa kendala yang saya hadapi :

1. Kesadaran para penghuni kosan terhadap pengelolaan sampah rendah bahkan ada yang tidak peduli sama sekali. Mereka yang tidak peduli berfikir karena sudah ada tukang sampah yang memungut seminggu sekali. Menghadapi hal ini kita harus berinisiatif untuk mensosialisasikan program dan pentingnya pengelolaan sampah.

2. mengelola sampah organik dengan cara memendam sampah organik di depan tanah kosong di perumahan padat tak semudah yang dikira. Saat saya pendam dengan tanah, malah diorak arik tikus dan bahkan kucing rumahan. Hal ini terjadi karena kedalaman pendaman sampah organik terlalu dangkal bahkan dipermukaan cuma ditutup tidak membuat galian. Waktu itu berhubung dikosan tidak ada cangkul jadi seadanya dipendam. Hal ini jadi pengalaman bagi saya dalam pengelolaan sampah organik lebih lanjut, yaitu perlu diperhatikan tempat pengolahan akhir supaya aman dari binatang dan”pengorak-arik” sampah organik lainya. Saat ini di lahan sendiri jadi lebih terstruktur dalam pengolahan sampah organik, kini di lahan rumah sendiri galian untuk pemendaman sampah organik lebih dalam digali dengan cangkul, lalu dipendam dengan tanah, dan bagian atasnya ditutupi material lain seperti batu bata yang tidak digunakan. Di lahan rumah sendiri selain tikus, kucing dan ayam peliharaan tetangga jadi walau galian dalam tapi seringkali dicakar-cakar ayam. Jadi diperlukan material penutup yaitu batu bata atau genteng atau material lain di belakang rumah.

3. Kotak sampah organik. Seperti sepele namun kotak sampah organik hal penting yang harus diperhatikan. Terkadang jika tidak kita perhatikan, kotak sampah organik jadi cepat kotor dan bau. Saat ngekos atau era kuliah, ember sampah besar, tidak pakai alas plastik dan tidak pernah di cuci hehehe. Hal ini menyebabkan lama kelamaan kotor dan bau tentu saja. Belajar dari pengalaman dan mencari inspirasi dari Youtube tentang pengelaan sampah organik, kini kotak sampah menjadi lebih  baik.

Itulah sekilas pengalaman saya dalam pengelolaan sampah organik saat masih kuliah, menjadi permulaan yang kini kebiasaan baik tersebut saya lanjutkan dengan perbaikan. Di poin ketiga dari kendala-kendala pengelolaan sampah organik ini yaitu kotak sampah. Kini Kotak sampah yang digunakan lebih baik, lebih bersih, dan tidak menimbulkan bau sampah tercium. Kotak sampah organik yang sekarang digunakan bukan barang mahal apalagi otomatis bermesin. Berikut penampakkan kotak sampahnya :

Kotak Sampah Organik
Kotak Sampah Organik dari Kotak Bekas Eskrim

Hanya dari Kotak Eskrim Bekas namun sangat membantu dan sudah saya gunakan sudah lebih dari tiga tahun namun terlihat putih bersih dan awet. Kotak Eskrim yang digunakan tersebut saya beli di BukaLapak. Waktu itu beli beberapa kotak dan tujuan awalnya hanya untuk pot tanaman, namun setelah saya perhatikan cocok buat sampah organik.

Kotak sampah dari Eskrim Bekas ini punya kelebihan, berikut beberapa kelebihanya :
1. Murah harganya dan mudah dijumpai. Harganya kisaran 15 sampai 20 ribuan. Bisa dijumpai mulai dari di tempat barang bekas sampai marketplace seperti Bukalapak.
2. Ukuran nya cocok untuk ukuran rumah tangga, bisa menampung sekitar 2-5 harian (bergantung jumlah sampah organik yang dihasilkan. Untuk keluarga kecil saya bisa buat menampung sekitar 4-5 harian. Jadi 5 hari sekali diganti dengan cadanganya. Jika terlalu besar, lebih repot dalam penyimpanan dan saat dibawa. Selain itu jika terlalu lama bahan organik disimpan di wadah bisa menimbulkan bau tidak sedap.
3. Putih Bersih dan Tidak Memakan ruang besar. Warna nya yang putih kesanya lebih bersih. Saat kotor mudah di bersihkan, dicuci atau dilap.
4. Kuat sehingga bisa digunakan untuk jangka waktu lama.
5. penutupnya mampu menutup rapat sehingga bau tidak sedap tidak mengganggu dan tidak menggundang serangga dan binatang lainya datang.
6. Mudah pakai alas keresek bekas, jadi tidak memerlukan kantong keresek sampah khusus. Cukup gunakan keresek bekas ukuran lebar 25-40 cm.

Kotak Sampah organi
Satu Kotak Sampah Terisi, Satu Kotak Sampah Kosong Kering

Di rumah tangga saya, 2 kotak sampah yang dimanfaatkan, jadi saat kotak yang satu dicuci-keringkan, kotak yang lainya digunakan, begitu sebaliknya. Semoga tulisan saya bisa menginspirasi teman-teman untuk mengelola sampah organik mandiri di rumahnya sehingga tidak membuat TPS TPS kota penuh dan menimbulkan bau serta polusi udara.

Mendaki Bukit Bintang Lembang Bandung

Nama Bukit Bintang di sekitar Kota Bandung ada dua, pertama Bukit Bintang Cimenyan yang ada di daerah Cimenyan kabupaten Bandung dan yang kedua Bukit Bintang Lembang yang berada di  Lembang, Bandung Barat. Kali ini yang akan saya bahas adalah Bukit Bintang Lembang Bandung berada di daerah desa Cibogo kecamatan Lembang Bandung Barat.

Pertamakali “menemukan” tempat ini ketika mencari di GoogleMaps tempat-tempat wisata arah utara Lembang Bandung. Di bagian ulasan tempat wisata ada lebih dari 1.000 ulasan. Dengan sebanyak itu ulasan mungkin tempat ini cukup dikenal. Ketika melihat di GoogleMaps, saya melihat jalur menuju ke Bukit Bintang melalui jalan Gunung Putri.

Jalan diatas pangkalan Ojek samping SMK 45 Lembang menjadi titik awal perjalanan hiking saya, lalu melalui gang kecil diantara rumah-rumah penduduk menuju jalan Gunung Putri. Perjalanan dari titik awal sampai dengan gerbang tiket masuk bukit ditempuh jalan santai sekitar 1 jam. Perajalan menuju puncak tidak terlalu berat karena sepanjang jalanan sudah beraspal dan dapat dilalui mobil sampai pos masuk. Saat saya malakukan perjalanan suasana diperjalanan sangat sejuk bahkan dingin berembun karena suasana saat perjalanan setelah hujan kecil.

Perjalanan Bukit Bintang
Suasana Perjalanan Penuh embun

Sesampainya di pos tiket masuk dan tanya ini itu ke emak-emak pedagang sekitar pos, akhirnya saya memutuskan untuk mendaki bukit. O iya tiket masuknya Rp. 10.000 tanpa biaya parkiran, karena tidak memawa kendaraan.

Mendaki dari pos tiket sampai dengan puncak bukit sekitar 10 menitan dengan jalan santai. Kiri kanan dipenuhi pohon pinus dengan udara yang sangat sejuk. Jalur pendakian bukit sudah tersedia tangga yang nyaman, jadi tidak khawatir dengan licinya tanah bukit.

Sesampainya di puncak bukit terhampar pepohonan pinus dengan diantara pepohonan tersebut tersedia lahan untuk mendirikan tenda (camping ground). Selain itu tersedia fasilitas gazebo berteduh dan mushola. Jadi Bukit Bintang Lembang Bandung bukan hanya cocok untuk yang hobi hiking juga cocok untuk yang camping dan menikmati suasana malam diatas perbukitan sekitar kota.

Dari atas bukit bisa terlihat dari kejauhan suasana kota Bandung, juga gunung-gunung yang mengelilingi seputar Kota Bandung dapat terlihat dari kejauahan. Hijaunya pepohonan hutan pinus dan hutan sekitar bukit merefresh fikiran setelah berlelah mendaki sekitar satu jam perjalanan. Putihnya awan dan hembusan angin semakin menambah fresh nya suasasana diatas bukit.

Tempat Wisata Bukit bintang buka 24 jam artinya tempat wisata ini merupakan tempat wisata alam untuk camping (camping ground). Juga tidak perlu khawatir juga pasokan pendukung camping seperti air minum, makanan, kayu bakar, dan lainya. Karena semua keperluan pendukung camping tersedia di warung warung dibawah bukit tempat parkiran kendaraan.

Suasana malam Kerlip lampu-lampu dari arah Kota Bandung dan sekitar Lembang  bisa terlihat dari ketinggian bukit bintang, jadi kenapa nama bukit ini dinamakan bukit bintang. Karena lampu lampu dari arah Kota Bandung dan sekitarnya seperti kerlip bintang saat dilihat dari bukit ini.

Strava Aplikasi Tracking Jalan, Lari dan Bersepeda

Strava, ya aplikasi yang populer dikalangan pesepeda dan olah gerak lainya seperti jalankaki, lari, hiking dan lainya. Saya baru menggunakan aplikasi Strava awal April 2021. Endomon merupakan aplikasi yang biasa digunakan sebelum akhirnya beralih ke App Strava. Peralihan ini dikarenakan App Endomondo menutup layanan trackingnya dan penggunanya dianjurkan pindah ke layanan mapmyfitness.

Tampilan Strava

App Strava atau aplikasi Endomondo serta aplikasi sejenisnya yang saya rasakan memiliki banyak manfaat seperti  :

  1. Bisa mengukur kecepatan gerak jalan kita, mengukur jangakauan jarak tempuh, capaian tinggi rendah medan, waktu hingga membaca rute perjalanan.
  2. Dapat digunakan sebagai alat simpan rute perjalanan (run-log)  dan capaian aktivitas pengguna.
  3. Memotivasi pengguna, dengan ditampilkanya badge-badge capaian aktivitas, selain dari app juga dari klub dan pengguna app Strava lainya.
  4. Menemukan teman jalan, teman lari atau pesepeda lainya di komunitas yang ada di Strava, karena app Strava seperti jejaring sosial.
  5. Menemukan rute-rute baru untuk perjalananan.

    Semoga ulasan saya tentang Strava bermanfaat. Yuk Mulai Berlari …

Menulis di Google Docs Dengan Perintah Suara Tanpa Mengetik di Keyboard

Terkadang kita perlu menulis paparan pembicara seminar namun karena kecepatan dalam mengetik kita lebihi kecepatan ceramah sang pembicara. Terutama saat kita menjadi notulen yang harus menulis dengan cepat paparan pembicara.

Kini Google Docs memiliki fitur yang memiliki kemampuan untuk menulis dari perintah suara (Voice Typing). Berikut persyaratan untuk menjalankan fitur ini :

  1. Mic atau alat input suara. Sebelum menjalankan fitur ini pastikan mic atau alat input suara dari komputer atau laptop Anda berjalan dengan baik. Umumnya laptop sudah dilengkapi mic, namun untuk komputer PC perlu alat tambahan Mic. Saya sendiri saat mengetes pertamakali fitur VoiceTyping ini menggunakan PC Desktop dengan tambahan mic yang dibeli di marketplace BukaLapak.
  2. Browser GoogleChrome untuk mengakses GoogleDocs
    Akun Google (email Google) untuk mengakses aplikasi aplikasi yang disedikana Google seperti Google Document.

Berikut langkah-langkah untuk menjalankan fitur Google Docs :

  1. Buka di Browser Google Chrome url GoogleDocs dan buat satu dokumen docs
    Klik menu Tools di menu bar Google Docs pilih sub-menu Voice Typing hingga muncul icon mic.
  2. Pilih menu input Bahasa yang akan dijadikan menu bahasa utama penginputan suara. Misalnya pilih Bahasa Indonesia.
  3. Tekan atau Klik icon mic hingga berubah warna dari berwarna abu pudar menjadi merah.
  4. Untuk mengakhiri Voice Typing ini tekan kembali icon mic tersebut hingga berubah kembali menjadi berwarna abu pudar.

 

Semoga bermanfaat tutorial menulis dengan perintah suara tanpa keyboard pada Google Docs sehingga memudahkan pekerjaan.